Teminabuan – Petani Kabupaten Sorong Papua Barat, saat ini menghadapi ancaman serius terhadap produktivitas pertanian akibat banjir yang melanda beberapa kecamatan.
Hujan deras mengguyur kawasan hulu sejak beberapa hari lalu, menyebabkan sungai meluap dan air meluap ke lahan pertanian di dataran rendah.
Petani di Sorong merasa cemas karena tanaman padi dan sayuran mereka mulai tergenang air, dan belum ada tanda bahwa banjir akan cepat surut.
Beberapa petani menyebut bahwa air sudah mencapai daun tanaman—posisi yang sangat rentan terhadap kerusakan.

Dampak awal terlihat pada tanaman yang baru berumur beberapa minggu, batang dan akar mulai menguning dan lembek.
Baca Juga : Ngeri KTP Bisa Disulap Jadi Utang Pinjol, Begini Cara Menghindarinya
Bila kondisi ini terus berlangsung, petani khawatir tanaman akan mati dan panen musim ini akan gagal total.
Tanah yang terendam pun mulai kehilangan kesuburan karena air tercampur lumpur dan limbah yang terbawa aliran sungai.
Waktu kritisnya semakin pendek, karena umur tanaman sudah mendekati fase penting—pembentukan bulir atau sayuran sudah mulai berkembang.
Sementara itu, pasar lokal mulai kekurangan pasokan sayur dan bawang, karena petani tak bisa membawa hasil pertanian dari kebunnya.
Harga sayur dan komoditas pertanian sempat naik karena pasokan yang menipis dan transportasi yang terganggu.
Banyak petani yang bergantung pada hasil panen sebagai sumber pendapatan utama, sekarang berada di ambang kehilangan mata pencaharian.
Pemerintah lokal sudah mendengar keluhan warga, tapi banyak petani menyebut bahwa responsnya masih terlalu lambat dan belum dirasakan.
Warga desa telah beberapa kali mengajukan permohonan agar pompa air disediakan segera, agar lahan bisa dikeringkan dan tanaman diselamatkan.
Mereka juga meminta agar perbaikan tanggul dan drainase segera dilakukan di titik yang sering terkena kiriman banjir.
Kepala Dinas Pertanian Sorong dituntut turun langsung meninjau kondisi lapangan agar data kegagalan panen bisa valid dan bantuan bisa cepat disalurkan.
Petani berharap agar pemerintah menyediakan bibit cadangan dan pupuk gratis





![IMG_20250610_174755_800_x_445_piksel-jpg[1] Cemburu Kang Dedi](https://www.badkittyartstudio.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20250610_174755_800_x_445_piksel-jpg1-148x111.webp)
![654751_07304622022016_IMG-20160221-WA0038[1] TNI dan Pemda](https://www.badkittyartstudio.com/wp-content/uploads/2025/12/654751_07304622022016_IMG-20160221-WA00381-148x111.jpg)
![pantai-mutun-lampung-1765627674953_169[1]](https://www.badkittyartstudio.com/wp-content/uploads/2025/12/pantai-mutun-lampung-1765627674953_1691-148x111.jpeg)
![bio-inflasi-7[1]](https://www.badkittyartstudio.com/wp-content/uploads/2025/12/bio-inflasi-71-148x111.jpg)