, ,

Pemkot Makassar Bakal Beli Lahan Pekuburan Seluas 20 Hektare di Maros

oleh -476 Dilihat
cek disini

Teminabuan – Pemkot Makassar Bakal tengah mempersiapkan langkah besar untuk mengatasi krisis ketersediaan lahan pemakaman di dalam kota. Dalam waktu dekat, Pemkot berencana membeli lahan pekuburan seluas 20 hektare yang berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Rencana ini disampaikan langsung oleh jajaran pemerintah kota sebagai solusi jangka panjang atas semakin padatnya kawasan pemakaman yang ada saat ini.

Keputusan tersebut muncul setelah beberapa pemakaman di Makassar seperti TPU Sudiang, Panaikang, dan beberapa lokasi lain dilaporkan hampir tidak lagi mampu menampung jenazah baru. Kondisi ini membuat pemerintah harus berinovasi mencari lahan alternatif di wilayah yang masih memungkinkan dikembangkan.


Kebutuhan Mendesak Akan Lahan Pemakaman Baru

Pemkot Makassar Bakal
Pemkot Makassar Bakal

Baca Juga :  DPRD Nunukan Lobi TNI AU Kerahkan Pesawat Atasi Krisis Transportasi Nataru

Pertumbuhan penduduk Makassar yang mencapai jutaan jiwa membuat kebutuhan lahan pemakaman semakin meningkat setiap tahun. Di sisi lain, terbatasnya ruang terbuka di kawasan perkotaan membuat pemerintah kesulitan menyediakan TPU baru.

Sejumlah warga mengeluhkan bahwa proses pemakaman kini mulai menghadapi kendala, bahkan ada kasus di mana keluarga harus mencari lahan pemakaman ke wilayah luar kota karena penuh.

Pihak Pemkot menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, sehingga pembebasan lahan tambahan dinilai penting untuk menjamin pelayanan publik tetap berjalan optimal.


Lokasi di Maros Dinilai Strategis

Meski berada di luar wilayah administrasi Makassar, Kabupaten Maros dipilih karena beberapa pertimbangan. Lokasinya masih berada dalam radius dekat dengan pusat kota, akses jalan mudah, serta harga lahan di kawasan tersebut relatif lebih terjangkau dibanding area dalam kota.

Pejabat Pemkot menyebut bahwa lokasi seluas 20 hektare itu juga memiliki kontur tanah yang cocok untuk pembangunan TPU modern dan pengembangan fasilitas pendukung.

“Kita butuh area yang luas, aman, dan mudah dijangkau masyarakat Makassar. Maros memenuhi semua kriteria itu,” ujar seorang pejabat yang terlibat dalam perencanaan.


Disiapkan untuk Pemakaman Umum Jangka Panjang

Lahan seluas 20 hektare ini dirancang untuk menjadi TPU terpadu bertaraf modern. Area tersebut tidak hanya difungsikan untuk pemakaman harian, tetapi juga akan memiliki fasilitas pendukung, seperti:

  • Tempat parkir luas

  • Ruang tunggu keluarga

  • Drainase dan sanitasi yang teratur

  • Area penghijauan

  • Pembagian blok pemakaman yang lebih rapi

Dengan luas sebesar itu, pemerintah memperkirakan TPU tersebut dapat digunakan untuk puluhan tahun ke depan, bergantung pada regulasi tata ruang dan sistem penguburan yang diterapkan.


Kerja Sama dengan Pemkab Maros

Karena lahan berada di luar wilayah Makassar, pemerintah kota saat ini tengah membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros. Kerja sama lintas daerah diperlukan agar proses pembelian, penetapan peruntukan lahan, hingga pengelolaannya berjalan tanpa hambatan.

Pemkab Maros disebut menyambut baik rencana ini, mengingat kerja sama antardaerah dapat mempercepat pembangunan dan memberikan manfaat bersama.


Anggaran Sedang Disiapkan

Saat ini Pemkot Makassar sedang menyiapkan anggaran pembebasan lahan tersebut melalui APBD. Namun angka pasti nilai pembelian belum dibuka ke publik. Yang jelas, pemerintah menekankan bahwa pengadaan lahan pekuburan masuk kategori pelayanan dasar sehingga harus diprioritaskan.

Pembelian lahan ini juga akan disesuaikan dengan tahap survei, penilaian appraisal, dan proses administrasi sesuai regulasi.


Tanggapan Warga: Langkah Tepat yang Sudah Lama Dinantikan

Sebagian masyarakat Makassar mendukung penuh rencana ini. Banyak warga mengaku kesulitan mendapatkan lahan pemakaman di kota karena keterbatasan ruang.

Beberapa tokoh masyarakat menilai keputusan Pemkot sebagai langkah realistis mengingat lahan di Makassar hampir habis dan harga tanah semakin melambung.

“Daripada berdesakan di TPU yang sudah penuh, lebih baik ada lokasi baru yang lebih luas dan layak,” kata seorang warga.


Penutup

Rencana Pemkot Makassar membeli lahan pemakaman 20 hektare di Maros menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan baik, terutama dalam urusan pemakaman yang merupakan kebutuhan dasar setiap warga. Dengan pengelolaan modern dan akses yang mudah, lahan baru ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi kota besar yang terus berkembang seperti Makassar.

telkomsel

No More Posts Available.

No more pages to load.